Pesan Pasca Ramadhan

Veny Hadju Prof: Pesan Pasca Ramadhan (1 Jumadil Awal 1438H)

By: Prof. Veni Hadju

AYAT TERMULIA

Ayat yang paling mulia dari seluruh ayat dalam Al-Qur’an adalah Ayat Kursi. Ayat ini minimal dibaca setiap habis shalat,  saat dzikir pagi dan sore,  dan juga sebelum tidur.  Artinya minimal 8 kali dalam sehari. Salah satu hadist yang memotivasi kita membaca ayat mulia ini adalah tidak adanya penghalang orang yang membacanya dengan surga kecuali kematian.

Kita sering mendengar sahabat atau keluarga kita yg meninggal secara mendadak.  Ada yang kita ketemu pagi hari, sehat bugar,  aktif bekerja seperti biasanya, malamnya kita mendapat sms bahwa dia meninggal.  Ada yang tidur di malam hari,  saat pagi hari sudah tidak bernafas lagi.  Apabila dia sebelumnya membaca ayat Kursi di shalat terakhirnya maka kita yakin bahwa orang itu masuk surga.

Sayang sekali banyak yang tidak mengamalkan membaca ayat in  setiap selesai shalat.  Demikian juga membaca sebelum tidur. Apalagi yg berusaha membaca dzikir pagi dan sore.  Sebaliknya ada yg menggunakan ayat ini sebagai jimat atau digantung di pintu atau dinding rumahnya tanpa pernah membacanya.  Hal ini hanya sia-sia belaka. Padahal kalau dipahami dengan baik,  ayat mulia ini berisi pesan-pesan tauhid dan akan memberikan kekuatan iman yang luar biasa kepada setiap yang membacanya.

Maha Benar Allah dgn firman-Nya: Allaahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum, laa ta’khuzhuhu sinatuwwalaa nauum, lahuuu maa fissamaawaati wamaa fil ardh. (QS Al-Baqarah 2:255). Artinya: Allah tidak ada Tuhan selain Dia,  Dia Maha Hidup dan Berdiri sendiri, tidak pernah mengantuk, dan tidak pernah tidur. Milik-Nyalah apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi.

 

Veny Hadju Prof: Pesan Pasca Ramadhan (2 Jumadil Awal 1438H)

By: Prof. Veni Hadju

ALAM KUBUR

Bagi yang senang mengikuti acara Kick Andy di salah satu TV swasta, mgkn pernah melihat kesaksian salah seorang tamu yang bernama Asniah dari Jambi yang pernah merasakan mati dan hidup kembali. Saat rohnya berpisah dengan jasadnya, beliau merasakan sakit yang luar biasa.  Dadanya seperti ditusuk, sukar bernapas dan seperti dikuliti. Asniah ditanya oleh dua orang malaikat dan ditemani oleh amal baiknya yang katanya akan menemani beliau sampai hari kiamat. Beliau sempat diperlihatkan beberapa pria yang disiksa di alam kubur karena dosa-dosanya.

Berita tentang alam kubur tidak pernah kita dengar dari manusia selain hadist sahih yang disampaikan Rasulullah.  Kejadian yg dialami Asniah yang sering disebut mati suri,  bisa saja bukan yg sebenarnya terjadi atau tidak lengkap. Itu hanya cerita sekilas yg bisa saja menjadi peringatan penting buat hamba-hamba-Nya yang banyak berbuat maksiat. Bagi mereka yang hatinya bersih pasti dapat menerima peringatan itu dengan baik.

Sebagian orang masih ragu dengan siksa alam kubur dan hari kiamat.  Sebagian orang menganggap itu omong kosong saja.  Padahal ayat-ayat mulia Al-Qur’an banyak kali mengingatkan kita dengan adzab kubur dan adzab neraka.  Dua adzab yg menunggu orang yang banyak berdosa dan ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya. Orang beriman adalah mereka yang punya rasa takut akan siksa kubur. Tidak ada rasa takut berarti dipertanyakan keimanan kita.

Maha Benar Allah dgn firman-Nya: Waqaaluu inhiya illaa hayaatunaddunyaa wamaa nahnu bimab ‘uutsiin. (QS Al-An’aam 6:29). Artinya: Dan tentu mereka (orang kafir) akan mengatakan (pula), “Hidup hanyalah di dunia ini, dan kita tidak akan dibangkitkan.”

 

Veny Hadju Prof: Pesan Pasca Ramadhan (3 Jumadil Awal 1438H)

By: Prof. Veni Hadju

ORANG TERKAYA

Siapa orang terkaya menurut Anda? Anda bisa membandingkan harta yang dimiliki oleh orang-orang terkenal yg mgkn familiar dengan Anda seperti Amancio Ortega dari Spanyol, atau Warren Buffet dari negara Paman Sam, atau Carlos Slim Helu dari Mexico, atau Bill Gates si raja Microsoft.  Namun kalau Anda seorang muslim yang beriman maka Anda pasti mengatakan bahwa orang yang paling kaya di dunia ini adalah mereka yang melaksanakan Shalat Fajar yaitu shalat dua rakaat sebelum Shalat Subuh.

Jumlah umat muslim yang melaksanakan shalat Fajar terus bertambah. Kita harus bersyukur semakin banyak yang menyadari pentingnya shalat Fajar dan shalat Subuh berjamaah di Mesjid. Tentu kita masih prihatin kepada mereka yang lalai dari ibadah yang mulia ini.  Kita harus mendukung program yang dilaksanakan oleh beberapa institusi akhir-akhir ini seperti Pemda Kota Makassar yang disebut Gerakan Shalat Subuh berjamaah. Walaupun pada awalnya agak dipaksakan namun pada akhirnya mudah melakukannya.

Allah telah berjanji kepada wanita dan laki-laki yang beriman dan beramal shalih akan kehidupan yang bahagia di dunia dan balasan di akhirat yg lbih baik dari apa yang mereka kumpulkan. Buat apa gelar sarjana, master, atau doktor, buat apa punya penghasilan yang tinggi,  buat apa harta yang melimpah kalau hati kita galau, tidak tentram, apalagi kalau kita tidak dapat mempertanggungjawabkannya di akhirat kelak.

Maha Benar Allah dgn firman-Nya: Man ‘amila shaaliham min dzakarin au untsa wahuwa mu’min falanuh yiyannahum hayaathan thayyibah walanaj ziyannahum ajrahum biahsani maa kaanu ya’maluun. (QS An-Nahl 16:97). Artinya: Barangsiapa yang beramal shalih baik laki-laki maupun perempuan dan dia beriman maka kami akan memberikan kehidupan yang baik di dunia dan memberi balasan pahala kepada mereka yang lebih baik dari apa yg mereka kumpulkan.

 

Veny Hadju Prof: Pesan Pasca Ramadhan (4 Jumadil Awal 1438H)

By: Prof. Veni Hadju

TAFAKKUR

Seorang teman mengeluh kepada saya,  “Bagaimana ya, saya kok sangat sulit menerima kebenaran ayat-ayat Al-Qur’an?” Saya baca surat Ar-Rahmaan,  tapi masak sih orang hidup sedemikian enaknya di Surga? Saya baca surat Al-Mulk, masak Allah menyiksa manusia demikian kejamnya?” Saya terpana melihat wajah sahabat saya ini? Dalam hati saya berdoa, “Ya Allah berikan petunjuk kepada sahabatku ini.”

Memang susah dimengerti kalau ada orang muslim yang sulit memahami pesan-pesan dalam Al-Qur’an. Ulama mengatakan pasti ada dosa yg menutupi masuknya hidayah kepada mereka.  Dosa bagai titik-titik hitam yg akan menutupi hati seseorang. Semakin banyak dosanya semakin gelap hatinya.  Semua ini hanya bisa hilang dengan taubat yang sungguh-sungguh dan dengan penuh keberanian melawan nafsu syetan yang selalu menggoda.

Allah telah mengingatkan manusia tentang keadaan ini.  Semakin banyak berbuat lalai dan dosa semakin jauh dari Petunjuk Allah. Salah satu solusi yang harus dimiliki adalah berilmu dan tafakkur (berpikir yang dalam atau merenung). Banyak ilmu tapi sulit menerima kebenaran bisa terjadi akibat ketiadaan tafakkur.  Tidak heran banyak orang yang tahu sesuatu tapi hatinya menolak. Tafakkur adalah ciri orang berakal (ulil albab). Buahnya adalah mereka mengakui kebesaran Allah, mensucikan Allah, dan takut azab neraka.

Maha Benar Allah dgn firman-Nya: Alladziina yadzkuruunallaaha qiyaamaw waqu’uudaw wa ‘alaa junuubihim wayatafakkaruuna fii khalqissamaawaati wal ardh, rabbana maa khalaqta haadzaa baathilaa subhaanaka fakinaa adzaabannaar. (QS Al-Imran 3:191). Artinya: (Orang yang berakal) adalah orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka bertafakkur tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari api neraka.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s